Learning Hindi ~ Chapter 2 ~ Huruf “i dan “ii”

Wokeeey, senin lalu saya udah sharing tentang alfabet A dan AA pake bahasa Hindi, tepatnya pake huruf sanskrit kan ya…
Udah pada nempel di kepala belom nih, gimana bentuknya si huruf A dan AA ini…kalo ada yang masih belom nempel di kepala, coba deh cek lagi yaa DISINI.

Selanjutnya sekarang, saya kenalin deh nih, huruf kita selanjutnya, yaitu huruf “i” dan “ii”.

Sama aja kayak “a” dan “aa” kemaren, cara pengucapan huruf ini ya kayak Bahasa Indonesia aja. Yuk ah dijelasin satu-satu biar maknyos.

इ

Naaah, yang diatas itu adalah huruf “i”, bentuknya mirip huruf S gitu…Cara bacanya sama aja kayak kalo kita baca huruf “i” di Bahasa Indonesia.
Contohnya ; ibu, ikan, asin (eh, malah jadi ibu ikan asin?haha)

Bentuk diatas itu adalah bentuk huruf “i” kalau berada di awal kalimat.
Untuk di tengah dan akhir kalimat penulisannya gimana dong?

Huruf “i”, kalo terletak di tengah/akhir kalimat, bentuknya berubah menjadi ि.
Huruf “i” nya terletak di depan, diberi topi melengkung ke arah belakang alias ke arah kepala huruf konsonannya.
Perlu contoh? Lihat dibawah ini, contoh huruf “i” yang terletak di tengah kalimat.
Di bawah ini adalah penulisan untuk kata “MI” :

िम

Jadi untuk tulis kata “MAMI”, tau kan sekarang caranya?
tinggal masukin huruf M diikuti huruf A dengan ketentuan peletakan di tengah, lalu huruf M lagi dengan huruf I seperti diatas:

————-> ममि (mami)

Nah, keliatan nggak disitu huruf “i” nya? Itu tuuuh sebelum huruf M (म) yang keduaaa, ada garis vertikal yang pake topi, alias garis melengkung yang terhubung ke bagian atasnya huruf  keduaaa… Itu dia si huruf “i” !!!
Keliatan kan?
Sip? Bisa? Bisa? Bisa lah yaa…

———————————————————————————————————–

Udah ngerti yang huruf “i” beluuum?
Kalo belum ngerti, coba dibaca lagi lambat-lambat yaaa…

Kalo udah, mari kita lanjut ke huruf selanjutnya, yaitu “ii”

Gimana penulisan hurufnya? Ini diaaa…

ई

Itu huruf “ii”, cara bacanya kalo kayak kita lagi bilang “iiiih, jorook”, hehehe…
Cara tulis di awal kalimat dan kalo hurufnya berdiri sendiri ya kayak yg diatas itu, cuma beda cerita kalo udah terletak di tengah kalimat.

Gimana kalo udah di tengah/akhir kalimat?
Cara nulisnya menjadi .
Kalo tadi pas huruf “i” aja, garis vertikalnya ada di depan konsonan dan dikasih topi kebelakang kan…
Nah di huruf “ii”, garis vertikalnya ditaro di belakang huruf konsonan dan topinya itu dari huruf “ii”, maju melengkung ke depan, ke bagian atas huruf konsonannya.
Langsung contoh aja? Boleeeeh… Ini saya contohin kalo pake huruf M (म) dan dikasih huruf “ii”, menjadi MII ;

मी

Udah?Keliatan?hehehe…
Mau coba tulisa “MAAMII” nggak?

————-> मामी (maamii)

Liat huruf “AA”? Itu tuh habis huruf M (म) yang pertama, ada huruf vertikal kan? Itu dia huruf “AA”.
Huruf “ii” nya mana? Ya itu tuh habis huruf M (म) yang kedua, yang garis vertikal paling belakang itu loh…Hehe…

Wah, rada mirip yah sama huruf “i” yang ditaro di tengah?
Iyaaa, cuma bedainnya gampang kook…

Kalo “i” aja, garis vertikalnya terletak di DEPAN KONSONAN.
Kalo “ii”, garis vertikalnya terletak di BELAKANG KONSONAN.

untuk “i” penulisannya : ि

untuk “ii” penulisannya: 

Bisa? Pasti bisa dong, hehehe…
Oiya, jangan lupa dikasih topi yah, antara huruf “i” dan “ii” sama konsonan yang diikutinya itu🙂

4 thoughts on “Learning Hindi ~ Chapter 2 ~ Huruf “i dan “ii”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s